Jumat, 28 April 2017

Pindahan (part 13) MOHON MAAF ADA TECHNICAL PROBLEM DIBAGIAN PENATAANYA


Tadi pagi, ustadzah Ririn menyuruhku membuka buku siswa kelas empat, tema sembilan, halaman lima puluh tujuh. “Ustadzah, aku membuka halaman delapan puluh dua. Kulihat, pertanyaanya sama persis, ustadzah” Pintaku kepada ustadzah Ririn. Ustadzah Ririn pun membolehkan perbuatanku ini. Lagipula, perbedaanya  hanya nomor halaman dan tabel halaman delapan duluh dua lebih besar daripada tabel halaman lima puluh tujuh. Aku membaca bahwa aku harus mewawancarai sepuluh anak (kedepanya akan ditulis Narasumber). Aku memilih Hilmi, Iksan, Fino, Rasya, Panji, Fandi, Sabrina, Alisya, Ezy, dan Echa. Jawaban dari sepuluh Narasumber ini berbeda. Yaitu rusak (bisa dibayangkan, tapi penulisanya tidak tepat. Narasumber yang menjawab adalah Hilmi dan Rasya), kotor (Jawaban ini cukup populer. Narasumber yang menjawab adalah Iksan, Ezy, dan Echa), banjir (Fino dan Sabrina), layu (untuk tumbuhan mungkin bisa benar. Narasumber yang menjawab adalah Panji), Kacau (bisa dibayangkan, tapi penulisanya tidak tepat. Narasumber yang menjawab adalah Ezy), kehabisan oksigen (Tidak bisa dibayangkan, sebaiknya menggunakan kata “oksigen tercemar”. Narasumber yang menjawab adalah Alisya).

MOHON MAAF ADA TECHNICAL PROBLEM DIBAGIAN PENATAANYA 

Label: , , ,

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda