Jumat, 28 April 2017

Pindahan (part 14)

Alhamdulillah, tinggal satu hari lagi sebelum pre-semi finale. Dua hari lagi sebelum semi finale. Akan tetapi, besok adalah eskur terakhir. Sekarang, Ibuku sedang mengisi daya ponselku. Kulihat, perkiraan daya ponselku adalah tujuh puluh dua persen. Tiba-tiba, adzan magrib telah berkumandang. Aku tidak ke masjid, karena Aku sedang sakit. Akupun bergegas wudhu, dan kemudian sholat.

Setelah sholat Ibuku ke klinik praktek “omnia” dan Akupun mengecek kembali daya ponselku.  Saat aku lihat, perkiraan daya ponselku sudah sembilan puluh dua persen. That’s impossible in five minutes. Catu dayaku bisa seperti itu karena, catu daya punyaku ini bukan sembarang catu daya yang diberikan gratis dari pabrik. Catu dayaku ini. terbuat dari emas! Kemudian, kecepatan pengisian catu dayaku ini sangatlah tinggi. Entah berapa KiloWat per Hour (KWH) yang bisa di isinya. Ponselku adalah samsung galaxy mega, ponselku ini sudah langka. Saat Aku melihat daya ponselku lagi, Aku mendapati ponselku sudah sembilan puluh delapan persen. Sepuluh menit bisa untuk mengisi daya ponsel? Benar benar aneh bin datang ajaib. Adzan isya pun berkumandang, Akupun mengecek daya ponselku. Sudah sembilan puluh sembilan persen ternyata. Tiba-tiba, hujan pun turun. Jadi kondisi fisik dan kesehatanku tidak bisa memungkinkan Aku sholat di masjid. Akupun mengecek daya ponselku, kali ini tidak menambah daya dan mengurangi daya. Apakah untuk mengisi daya terakhir sangat lama? Akupun tidak tahu. Sekitar 30 kemudian, Aku muntah di wastafel. Kemudian Aku menggerakan lidahku. Rasanya sakit sekali sampai Ibuku pulang dari klinik. Dan disaat itu juga, ponselku sudah penuh dayanya.

Label: , , ,

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda