Malam Seribu Bulan... (Part 1)
Alur Cerita
Hari ini adalah hari ke 10 Ramadan. Aku melihat kalender untuk menentukan kapan "Malam Seribu Bulan". Malam tersebut dalam Islam dinamakan malam Lailatul Qadr. Malam tersebut tidak diketahui oleh siapapun. Bahkan, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mengetahui kapan terjadi malam Lailatul Qadr tersebut. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam hanya menyuruh para sahabatnya untuk mencari sendiri. Akan tetapi, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan petunjuk berupa kapan biasanya malam tersebut terjadi.
Keutamaan Malam Lailatul Qadr
Pertama, lebih baik dari seribu bulan. Allah SWT berfirman,
إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ
“Sesungguhnya Kami menurunkan Al-Qur’an pada malam Lailatul Qadar, tahukah engkau apakah malam Lailatul Qadar itu ? Malam Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan, pada malam itu turunlah melaikat-malaikat dan Jibril dengan izin Allah Tuhan mereka (untuk membawa) segala usrusan, selamatlah malam itu hingga terbit fajar” [Al-Qadar : 1-5]
Dan pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ ۚ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ أَمْرًا مِنْ عِنْدِنَا ۚ إِنَّا كُنَّا مُرْسِلِينَ رَحْمَةً مِنْ رَبِّكَ ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, (yaitu) urusan yang besar dari sisi Kami. Sesungguhnya Kami adalah Maha mendengar lagi Maha Mengetahui” [Ad-Dukhan : 3-6]
Kedua, Waktu terjadi. diriwayatkan dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, waktu terjadinya adalah sekitar tanggal 21, 22, 23, 25, 27, dan 29 Ramadan. dan akhir malam bulan Ramadan. Menurut pendapatku sendiri, malam Lailatul Qadr pasti berlangsung saat hari Jumat. Dikarenakan, hari Jumat adalah hari yang penuh berkah dan hari istimewa dalam Islam.
Imam Syafi’i berkata : “Menurut pemahamanku. wallahu ‘alam, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab sesuai yang ditanyakan, ketika ditanyakan kepada beliau : “Apakah kami mencarinya di malam ini?”, beliau menjawab : “Carilah di malam tersebut” [2]
Pendapat yang paling kuat, terjadinya malam Lailatul Qadar itu pada malam terakhir bulan Ramadhan berdasarkan hadits Aisyah Radhiyallahu ‘anha, dia berkata Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam beri’tikaf di sepuluh hari terkahir bulan Ramadhan dan beliau bersabda.
تَحَرَّوْا وفي رواية : الْتَمِسُوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِيْ الْوِتْرِ مِنْ الْعَشْرِ
“Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan” [3]
Jika seseorang merasa lemah atau tidak mampu, janganlah sampai terluput dari tujuh hari terakhir, karena riwayat dari Ibnu Umar, (dia berkata) : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
الْتَمِسُوْ مَا فِيْ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ فَإِنْ ضَعُفَ أَحَدُ كُمْ أَوْ عَجَزَ فَلاَ يُغْلَبَنَّ عَلَى السَّبْعِ الْبَوَاقِي
“Carilah di sepuluh hari terakhir, jika tidak mampu maka jangan sampai terluput tujuh hari sisanya” [4]
Ini menafsirkan sabdanya.
أَرَى رُؤْيَا كُمْ قَدْ تَوَاطَأَتْ فَمَنْ كَانَ مُتَحَرِّيَهَا فَلْيَتَحَرَّ هَا فيْ السَّبْعِ الأَوَاخِِرِ
“Aku melihat mimpi kalian telah terjadi, barangsiapa yang mencarinya carilah pada tujuh hari terakhir” [5]
Sumber: https://almanhaj.or.id/1142-malam-lailatul-qadar.html
Jika malam Lailatul Qadr berada di hari Jumat dan sekitar tanggal 21, 22, 23, 25, 27, dan 29 Ramadan, malam Lailatul Qadr tahun 2017 M atau 1438 H terjadi pada tanggal 16 Juni 2017. Jika dihitung dari tanggal entri ini ditulis (5/6), malam tersebut akan terjadi 11 hari lagi! Kalian harus mempersiapkan diri kalian masing-masing untuk melakukan perbuatan yang mengundang pahala dan menghindari perbuatan yang mengundang dosa.
Bersambung...
Label: blog, islam, Malam Sakti, Malam Seribu Bulan, Terdepan Dalam Akhlak Mulia


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda