Jumat, 16 Juni 2017

Minecraft: Survival #2 | Home Sweet Home

Ada sesuatu pengaturan yang lupa kuketikan di part 1. Sebenarnya, aku menyalakan peti bonus. Tapi, aku lupa mengaktifkan cheat. Akupun menyalakan LAN server. Sebenarnya, LAN server ini sekali main dunia. Jadi, cheat di dunia ini tidak permanen. Tapi aku bisa menyalakan LAN server setiap main. Jadi, tidak masalah.
Kembali ke petualangan, aku terdampar di dataran rendah. Atau 5 blok diatas laut. Jika 1 blok sama dengan 1x1x1x1 meter, aku berada di ketinggian 5 meter diatas laut.
Aku tidak melihat sapi ataupun domba. Padahal, di padang rumput ini seharusnya ada domba, sapi, babi, dan kuda. Aku hanya melihat sekelompok kuda. Sedangkan, aku melihat 5 ekor babi di gurun.
Tapi, aku langsung melihat berlian, minyak bumi, emas, dan besi di sebuah sumur dan di tebing dekatku.
Akupun menuju desa. Karena sepertinya semua penduduk ini tidak jelas tempat tinggalnya, aku bisa mengambil rumah mereka. Jahat sekali perbuatanku, aku mengambil rumah orang! Walaupun kita bisa maklum, semua orang yang terdampar di dekat desa selalu mencari rumah terbaik dan mengambilnya.
Maklum juga, para penduduk desa tersebut idiot! Mereka hanya bisa mengucapkan haa (apa dalam bahasa mereka), heck (aku marah dalam bahasa merereka), ahaa (aku punya ide dalam bahasa mereka) , haha (barangnya sudah habis dalam bahasa mereka). Aku memilih rumah seorang pandai besi. Pandai besi sudah pasti memiliki bijih besi dan kapak besi. Saat aku masuk ke dalam rumah tersebut. Aku menemukan sebuah peti. Saat aku membuka peti tersebut, aku mendapati peti itu berisi perkiraanku. Kapak besi, bijih besi, dan sadel kuda...

Label: , ,

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda