Sabtu, 03 Juni 2017

Teka-Teki Silang Berhadiah...

 Sudah kebiasaan Aku mengerjakan Teka Teki Silang Berhadiah majalah Adzkia (Majalah ini hanya khusus Guru dan Pelajar Al Irsyad). Sayangnya, Aku belum menang di teka-teki silang ini. Kali ini, aku mencoba mengkirimkan langsung ke Kantor Pusat Al Irsyad Al Islamyyah Purwokerto atau biasa disebut LPP Al Irsyad Al Islamyyah Purwokerto. Lokasinya berada di samping sekolah kami. Hingga, ada sebuah pintu kecil yang menuju LPP. Pintu tersebut berada di Toilet Putra. Maksudku, disebelah Toilet Putra. Mana mungkin ada pintu penghubung didalam sebuah "Ruangan Najis" sebesar 1x1 meter! Okay, tak perlu dibahas-bahas karena belum ada skenario di paragraf ini.
 Pagi hari, Aku menyerahkan jawaban teka teki silang ini kepada Ustadz Tri Setiadi. Aku belum merencanakan rencana paling epik ini. Okay, lalu kapan Aku ingin menyerahkan jawaban teka-teki silang ini kepada redaksi majalah Adzkia? Kejadian itu terjadi pada Istirahat Pertama, jam 9.30 siang. Aku menanyakan apakah telah diserahkan ke redaksi. Ternyata belum, Ustadz biasanya menyerahkan satu hari setelahnya karena tugas yang menumpuk. Padahal, Aku meminta diserahkan secepat-cepatnya karena Aku sangat tergiur dengan hadiah teka-teki silang tersebut yang berupa dua lembar "uang merah". "Kalau kamu ingin lebih cepat, serahkan langsung ke Ustadz Qomar yang berada di LPP" Kata Ustadz Tri. "Memang, Ustadz Qomar dimana Tadz?" Tanyaku. "Pintu kecil masuk, lurus terus ke lorong yang berada dekat dengan meja makan, Masuk terus sampai Ustadz Qomar yang paling depan dari jalan" Jawab Ustadz Tri. 
  Akupun mengajak Hilmi, dan Hilmi mengajak Fino. Kami masuk ke pintu kecil dan melihat-lihat petunjuk yang diberikan Ustadz Tri. Tiba-tiba, saat aku sedang mencari lorong, Hilmi dan Fino kabur entah kemana. Aku mencari-cari mereka di mana-mana. Akhirnya, mereka ternyata kabur ke Perpustakaan. Akupun mengajak Fino saja karena kata Fino, dia pernah masuk ke sana! Akupun merekomendasikan Fino agar mengambil sepatu atau sandal. Karena, biasanya kantor-kantor lantainya kotor walaupun dibersihkan petugas kebersihan.
 Aku melihat ada Ruangan Rapat. Walaupun sekarang ruangan tersebut tidak dipakai. Aku menanyakan Ustadz Qomar dimana kepada Ustadz yang tersisa di ruangan tersebut.  Jawabanya ke lorong. Akupun mulai masuk ke lorong. Ada Ustadz yang menanyakan mau kemana, Aku jawab ke Ustadz Qomar untuk menyerahkan jawaban teka-teki silang. Kami melepas sepatu dan sendal dan masuk ke dalam. Kamipun dipandu menuju tempat beliau bekerja.
  Saat kami masuk, ternyata ada Ustadz Totok, Dulu di sekolah kami hingga pindah ke LPP sebagai Ketua Harian. Akupun salam dan menyerahkan lembar jawaban teka-teki silang yang dibungkus dalam amplop cokelat. Kamipun (Aku dan Ustadz Totok) berbincang-bincang sebentar hingga akhirnya, kami kembali ke sekolah karena pelajaran sudah dimulai.

Label: ,

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda